Dalam sebuah
instansi atau perusahaan yang menggunakan komputer dalam jumlah banyak,
kesehatan dan keselamatan kerja tentu menjadi hal yang amat penting. Bagi
pengguna pribadipun perlu memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja dalam
komputer sesuai prosedur yang berlaku. Tujuan dari setiap pengguna komputer
memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja dalam komputer adalah supaya
terhindar dari gangguan-gangguan yang bisa ditimbulkan melalui pemakaian
komputer.
z Gangguan
pada mata
z Gangguan
pada kepala
z Gangguan
pada tangan
z Gangguan
pada badan
Salah satu
perangkat komputer yang berpotensi menimbulkan gangguan adalah monitor. Seperti
yang kita tahu, layar monitor dapat memancarkan radiasi atau partikel-partikel elementer dan energi
radiasi. Energi radiasi dapat mengeluarkan elektron dari inti atom sehingga
atom menjadi muatan positif dan disebut ion positif. Sementara itu, elektron
yang dikeluarkan dapat tinggal bebas atau mengikat atom netral lainnya dan
membentuk ion negatif. Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk pada atom-atom di
tubuh kita. Radiasi yang dipancarkan melalui monitor antara lain :
J Sinar-X
J Sinar ultraviolet
J Gelombang mikro
J Radiasi elektromagnetik berfrekuensi
sangat rendah
Gangguan mata yang diduga timbul karena radiasi komputer
yaitu penyakit katarak. Untuk itu, bagi setiap pengguna komputer disarankan
untuk mengatur penggunaan komputer. Jika pengguna memang memerlukan waktu yang
lama bekerja dengan komputer, maka usahakan untuk mengatur waktu jeda supaya
bisa beristirahat dari layar monitor walaupun hanya sebentar.
Selain layar monitor, ada beberapa faktor yang dapat
menyebabkan gangguan kesehatan, yaitu posisi tubuh, posisi peralatan, pencahayaan ruangan, dan kondisi
lingkungan (suhu, kualitas udara dan gangguan suara). Menggunakan komputer
dalam posisi yang benar dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna pengguna
komputer sehingga hasil yang diperoleh akan lebih efektif dan kesehatan
pengguna pun akan terjaga.
Berikut posisi duduk yang benar saat menggunakan komputer:
1. BAGIAN KEPALA DAN LEHER
Aturlah supaya posisi antara kepala dan leher tegak dengan
pandangan lurus ke depan. Dengan posisi seperti ini, bekerja dengan komputer
bisa lebih tahan lama dan tidak mudah lelah. Posisi leher yang terlalu lentur
dan kepala yang menengadah maupun menunduk saat menghadap komputer tidak begitu dianjurkan dalam penggunaan
komputer karena akan menyebabkan cepat lelah.
2. BAGIAN PUNGGUNG
Duduk dengan posisi punggung yang tegak dan rileks merupakan
posisi yang benar saat menggunakan komputer. Badan yang terlalu membungkuk,
terlalu miring ke kiri maupun ke kanan, akan menimbulkan rasa sakit. Lebih
dianjurkan jika seluruh punggung dapat tersangga dengan baik oleh sandaran
kursi.
3. BAGIAN PUNDAK
Atur se-rileks mungkin agar otot-otot pundak tidak cepat
tegang. Usahakan agar pundak tidak terlalu ke bawah maupun terlalu tegak.
4. POSISI LENGAN DAN SIKU
Posisi lengan yang baik
adalah berada di samping badan dan siku membentuk sudut lebih besar dari 90
derajat.
5.
BAGIAN KAKI
Pakailah sandaran kaki jika
menghendaki tungkai dalam kondisi yang nyaman.
Selain hal-hal diatas,
perlu diperhatikan hal-hal dibawah ini supaya kesehatan ketika menggunakan
komputer tidak terganggu :
:
Sesuaikan tinggi kursi
dengan tinggi badan Anda
:
Usahakan agar jarak antara
mata dengan monitor minimal 80 cm
:
Gunakan refresh rate
monitor minimal 72 Hz agar mata tidak cepat lelah
:
Gunakan kursi yang memiliki
sandaran tangan
:
Atur pencahayaan monitor
Selain hal-hal diatas,
prinsip kesehatan seperti makan dan minum yang sehat, istirahat yang cukup, dan
berolah raga juga perlu diperhatikan. Dari sisi perangkat keras (hardware)
komputer, beberapa faktor dibawah ini juga perlu diperhatikan karena sangat
penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja pada komputer :
1. POSISI MONITOR
Monitor sangat berpengaruh terhadap mata karena mengeluarkan
radiasi. Untuk mengurangi keluhan pada mata, perlu dilakukan hal-hal dibawah
ini:
·
Letakkan monitor dengan pencahayaan yang cukup (tidak terlalu
terang dan tidak terlalu redup)
·
Atur posisi monitor agar berada tepat pada mata pengguna komputer
·
Aturlah tingkat kecerahan komputer supaya tidak terlalu redup
maupun terlalu terang
·
Gunakan filter screen (filter monitor) untuk meredam
radiasi
2.
POSISI KEYBOARD
Posisikan keyboard lebih rendah
daripada layar monitor tapi juga tidak terlampau rendah.
3.
POSISI MOUSE
Letak mouse yang benar adalah disamping
keyboard. Sesuaikan dengan tangan yang anda gunakan untuk bekerja, jika
terbiasa bekerja menggunakan tangan kanan, makan letakkan mouse disisi kanan,
jika yang biasa digunakan bekerja adalah tangan kiri, maka letakkan mouse di
sisi kiri keyboard, dan aturlah agar setting mouse menjadi left handed melalui
sistem operasi.
4.
POSISI MEJA DAN KURSI
Aturlah supaya meja dan kursi yang
digunakan dapat memberikan efek kenyamanan bagi penggunanya, dan agar dapat
mencapai keyboard dan mouse dengan mudah. Atur juga perangkat keras komputer
dengan bijaksana karena mereka bekerja menggunakan listrik.
5.
MONITOR
Monitor CRT menggunakan listrik bertegangan tinggi, sebisa mungkin
jauhkan dari percikan air karena akan menimbukan korsleting listrik dan akan
membahayakan keselamatan pengguna.
6.
KOTAK CPU
Kotak CPU yang diletakkan di lantai
tanpa diberi ground akan mengalirkan listrik ketika kita menyentuhnya dengan
kaki telanjang. Untuk menghidari korsleting listrik, kotak CPU sebaiknya
diletakkan di tempat yang aman. Kotak CPU dapat diletakkan di tanah dengan
syarat dihubungkan ke tanah atau tembok dengan menggunakan seutas kawat
tembaga. Karena CPU membutuhkan konsumsi listrik yang cukup besar, sedapat
mungkin jauhkan dari jangkauan benda-benda cair dan binatang atau serangga
untuk menghindari terjadinya korsleting.
7.
KABEL
Atur
susunan kabel secara baik dan rapi, jika terjadi kelonggaran karena
ketidakstabilan listrik akan berpotensi menyebabkan kerusakan pada perangkat
keras komputer dan dapat menyebabkan korsleting listrik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar