Pages

Jumat, 30 Januari 2015

Prinsip K3 dalam Penggunaan Komputer

Dalam sebuah instansi atau perusahaan yang menggunakan komputer dalam jumlah banyak, kesehatan dan keselamatan kerja tentu menjadi hal yang amat penting. Bagi pengguna pribadipun perlu memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja dalam komputer sesuai prosedur yang berlaku. Tujuan dari setiap pengguna komputer memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja dalam komputer adalah supaya terhindar dari gangguan-gangguan yang bisa ditimbulkan melalui pemakaian komputer.
Gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat penggunaan komputer antara lain :
 z  Gangguan pada mata
 z  Gangguan pada kepala
 z  Gangguan pada tangan
 z  Gangguan pada badan
Salah satu perangkat komputer yang berpotensi menimbulkan gangguan adalah monitor. Seperti yang kita tahu, layar monitor dapat memancarkan radiasi atau partikel-partikel elementer dan energi radiasi. Energi radiasi dapat mengeluarkan elektron dari inti atom sehingga atom menjadi muatan positif dan disebut ion positif. Sementara itu, elektron yang dikeluarkan dapat tinggal bebas atau mengikat atom netral lainnya dan membentuk ion negatif. Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk pada atom-atom di tubuh kita. Radiasi yang dipancarkan melalui monitor antara lain :
 J  Sinar-X
 J  Sinar ultraviolet
 J  Gelombang mikro
 J  Radiasi elektromagnetik berfrekuensi sangat rendah
Gangguan mata yang diduga timbul karena radiasi komputer yaitu penyakit katarak. Untuk itu, bagi setiap pengguna komputer disarankan untuk mengatur penggunaan komputer. Jika pengguna memang memerlukan waktu yang lama bekerja dengan komputer, maka usahakan untuk mengatur waktu jeda supaya bisa beristirahat dari layar monitor walaupun hanya sebentar.
Selain layar monitor, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, yaitu posisi tubuh, posisi peralatan, pencahayaan ruangan, dan kondisi lingkungan (suhu, kualitas udara dan gangguan suara). Menggunakan komputer dalam posisi yang benar dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna pengguna komputer sehingga hasil yang diperoleh akan lebih efektif dan kesehatan pengguna pun akan terjaga.
Berikut posisi duduk yang benar saat menggunakan komputer:
1.     BAGIAN KEPALA DAN LEHER
Aturlah supaya posisi antara kepala dan leher tegak dengan pandangan lurus ke depan. Dengan posisi seperti ini, bekerja dengan komputer bisa lebih tahan lama dan tidak mudah lelah. Posisi leher yang terlalu lentur dan kepala yang menengadah maupun menunduk saat menghadap komputer  tidak begitu dianjurkan dalam penggunaan komputer karena akan menyebabkan cepat lelah.
2.     BAGIAN PUNGGUNG
Duduk dengan posisi punggung yang tegak dan rileks merupakan posisi yang benar saat menggunakan komputer. Badan yang terlalu membungkuk, terlalu miring ke kiri maupun ke kanan, akan menimbulkan rasa sakit. Lebih dianjurkan jika seluruh punggung dapat tersangga dengan baik oleh sandaran kursi.
3.     BAGIAN PUNDAK
Atur se-rileks mungkin agar otot-otot pundak tidak cepat tegang. Usahakan agar pundak tidak terlalu ke bawah maupun terlalu tegak.
4.     POSISI LENGAN DAN SIKU
Posisi lengan yang baik adalah berada di samping badan dan siku membentuk sudut lebih besar dari 90 derajat.
5.     BAGIAN KAKI
Pakailah sandaran kaki jika menghendaki tungkai dalam kondisi yang nyaman.
Selain hal-hal diatas, perlu diperhatikan hal-hal dibawah ini supaya kesehatan ketika menggunakan komputer tidak terganggu :
: Sesuaikan tinggi kursi dengan tinggi badan Anda
: Usahakan agar jarak antara mata dengan monitor minimal 80 cm
: Gunakan refresh rate monitor minimal 72 Hz agar mata tidak cepat lelah
: Gunakan kursi yang memiliki sandaran tangan
: Atur pencahayaan monitor
Selain hal-hal diatas, prinsip kesehatan seperti makan dan minum yang sehat, istirahat yang cukup, dan berolah raga juga perlu diperhatikan. Dari sisi perangkat keras (hardware) komputer, beberapa faktor dibawah ini juga perlu diperhatikan karena sangat penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja pada komputer :
1.     POSISI MONITOR
Monitor sangat berpengaruh terhadap mata karena mengeluarkan radiasi. Untuk mengurangi keluhan pada mata, perlu dilakukan hal-hal dibawah ini:
·         Letakkan monitor dengan pencahayaan yang cukup (tidak terlalu terang dan tidak terlalu redup)
·         Atur posisi monitor agar berada tepat pada mata pengguna komputer
·         Aturlah tingkat kecerahan komputer supaya tidak terlalu redup maupun terlalu terang
·         Gunakan filter screen (filter monitor) untuk meredam radiasi
2.     POSISI KEYBOARD
Posisikan keyboard lebih rendah daripada layar monitor tapi juga tidak terlampau rendah.
3.     POSISI MOUSE
Letak mouse yang benar adalah disamping keyboard. Sesuaikan dengan tangan yang anda gunakan untuk bekerja, jika terbiasa bekerja menggunakan tangan kanan, makan letakkan mouse disisi kanan, jika yang biasa digunakan bekerja adalah tangan kiri, maka letakkan mouse di sisi kiri keyboard, dan aturlah agar setting mouse menjadi left handed melalui sistem operasi.
4.     POSISI MEJA DAN KURSI
Aturlah supaya meja dan kursi yang digunakan dapat memberikan efek kenyamanan bagi penggunanya, dan agar dapat mencapai keyboard dan mouse dengan mudah. Atur juga perangkat keras komputer dengan bijaksana karena mereka bekerja menggunakan listrik.
5.     MONITOR
Monitor CRT menggunakan  listrik bertegangan tinggi, sebisa mungkin jauhkan dari percikan air karena akan menimbukan korsleting listrik dan akan membahayakan keselamatan pengguna.
6.     KOTAK CPU
Kotak CPU yang diletakkan di lantai tanpa diberi ground akan mengalirkan listrik ketika kita menyentuhnya dengan kaki telanjang. Untuk menghidari korsleting listrik, kotak CPU sebaiknya diletakkan di tempat yang aman. Kotak CPU dapat diletakkan di tanah dengan syarat dihubungkan ke tanah atau tembok dengan menggunakan seutas kawat tembaga. Karena CPU membutuhkan konsumsi listrik yang cukup besar, sedapat mungkin jauhkan dari jangkauan benda-benda cair dan binatang atau serangga untuk menghindari terjadinya korsleting.
7.     KABEL
Atur susunan kabel secara baik dan rapi, jika terjadi kelonggaran karena ketidakstabilan listrik akan berpotensi menyebabkan kerusakan pada perangkat keras komputer dan dapat menyebabkan korsleting listrik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar